Wisata Edensor

Edensor, Kampungnya Laskar Pelangi

Nama Edensor semakin mencuat ke publik ketika pengarang kenamaan Indonesia Andrea Hirata menulis buka tetralogi ketiganya yang berjudul ‘Edensor’ dan bahkan sampai dibuatkan versi filmnya. Bagi yang sudah pernah membaca atau menonton filmnya tentu terbayang akan keindahan desa di Inggris yang begitu luar biasa ini. Kisah seorang anak di pelosok desa Belitung yang mempunyai impian keliling dunia ini tentu menarik untuk diikuti. Edensor merupakan sebuah perkampungan yang terletak di daerah Derbyshire Inggris yang lokasinya dekat dengan bangungan Chatsworth House. Edensor layaknya perkampungan kecil lainnya yang terdiri dari puluhan rumah. Yang menjadikan Edensor cukup terkenal adalah ikon yang paling menonjol dan menjulang paling tinggi yaitu St Peter’s Church. Pemandangan khas Inggris pun bisa kita temui di sini.

Fakta Menarik Edensor

Edensor memang cukup terkenal dan familiar di kalangan turis Indonesia setelah peluncuran buku dan film dengan judul yang sama. Beberapa fakta menarik mengenai wisata Edensor berikut ini perlu kamu ketahui:

  • Edensor tidak seperti kampung tua khas Inggris seperti yang berada di daerah Cambridge atau Oxford yang bahkan sudah berusia 1 abad lamanya. Edensor awalnya merupakan sebuah kampung yang terletak di sekitar Sungai Derwent. Agar tidak mengganggu keindahan Chatsworth House, maka pada tahun 1838 dan 1842 kampung ini dipindahkan di seberang bukit sejauh kurang lebih 2 km agar tidak terlalu berdekatan dengan Chatsworth House tersebut. Untuk menuju Kampung Edensor bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 15 – 20 menit.
  • Tempat ini merupakan kediaman Duke of Devonshire yang merupakan seorang bangsawan Inggris.
  • Kampung baru Edensor dibangun oleh Sir Joseph Paxton dengan ciri khas St Peter-s Church yang bangunannya terlihat cukup tua dengan satu menara yang menjulang tinggi.
  • Terdapat puluhan makam-makam tua keluarga Dukes o Devonshire, makam Sir Joseph Paxton, bahkan makam saudara perempuan Presiden John F Kennedy, Kathleen Kennedy.
  • Kampung Edensor memiliki cerita dan keunikan tersendiri. Tiap rumah harus memiliki desain yang berbeda dan tidak boleh sama dengan tetap memasukkan ciri khas Inggris dengan batu bata tanpa plesteran, pekarangan depan dan belakang yang ditumbuhi bunga, pagar pendek pemisah rumah tetangga, dan cerobong asap yang menjulang. Ada beberapa gaya bangunan yang bisa kita temukan di sini seperti gaya Tudor, jendela gaya Italia, Norman style, dan atap bergaya Swiss.
  • Kita bisa berkunjung ke sebuah kafe yang unik yang bernama ‘Tea Cottage and Licensed Cafe.’ Kafe ini menyediakan makanan rumahan khas dan dibuat dari bahan asli buatan lokal. Biasanya kafe ini menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pengunjung.
  • Kampung ini cukup kecil dan tidak memakan waktu lama untuk mengitarinya.
  • Kampung Edensor memiliki struktur tanah yang agak berbukit sehingga akan terlihat indah jika kita memandangnya dari kejauhan.
  • Padang rumput hijau di kampung ini begitu luas meskipun jarang pohon-pohon rimbun di perkampungan ini sehingga tidak menghalangi pemandangan di sekitar Kampung Edensor.
  • Tidak ada hotel dan penginapan di kampung Edenser dan hanya terdapat cottage yang harganya cuku mahal.
Baca juga:  6 Tempat Wisata Terbaik Di Italia Yang Menarik Untuk Dikunjungi

Kampung Edensor mungkin bukan dirancang untuk destinasi wisata layaknya tempat-tempat wisata lainnya yang memang dirancang khusus untuk para wisatawan. Edensor tak lebih dari sebuah kampung yang memiliki daya tarik keindahan desa dengan suasananya yang masih sunyi dan asri. Bahkan rumah-rumah di kampung Edensor pun kebanyakan dihuni oleh para staf dan pegawai pensiunan dari Chatsworth House. Namun, jika kita mendapat kesempatan untuk pergi ke wisata Edensor ini tentu akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.