Padang Gurun Paling Populer di Dunia

Panorama Indah Gurun Pasir

Meskipun tempatnya terik karena terkena sinar matahari langsung dan hampir tidak ada pepohonan yang tumbuh, gurun pasir ternyata menyuguhkan pemandangan indah yang menakjubkan mata. Gurun identik dengan pasir dan bebatuan, panas, kering, dan gersang. Meskipun terdapat beberapa tumbuhan yang tumbuh namun tetap saja gurun akan terkesan gersang dan kering. Namun, ternyata selain pemandangan bukit-bukit pasir dan bebatuan unik gurun juga menyuguhkan pemandangan padang es dan bahkan padang garam. Jangan lupa ketika berlibur ke gurun agar memperhatikan pakaian yang dipakai. Karena hawa udaranya panas, pakailah pakaian yang tipis dan tidak terlalu tebal sehingga tidak panas. Hindari baju yang berwarna hitam dan gelap karena dapat mudah menyerap panas sehingga kita akan mudah tidak nyaman.

Padang Gurun Paling Populer di Dunia

Beberapa belahan tempat di dunia ini memiliki padang gurun dengan keunikan dan ciri khasnya masing-masing. Berikut ini padang gurung paling populer di dunia yang bisa kamu kunjungi untuk berwisata atau mencari background foto yang lain daripada biasanya:

  1. Gurun Sahara, Afrika Utara

Gurun Sahara merupakan salah satu padang gurun paling populer di dunia. Gurun yang memiliki luas 3,6 mil persegi ini merupakan gurun terbesar di dunia yang letaknya berada di Negara Afrika Utara. Sahara merupakan bahasa arab yang memiliki arti ‘padang pasir’. Beberapa bukit pasir menghiasa Gurun Sahara ini bahkan ada beberapa bukit pasir yang tingginya mencapai 590 kaki. Panorama sunrise dan sunset dengan cahaya oranye akan memancarkan warna yang indah di atas gurun sehingga momen ini sangat ditunggu-tunggu.

  1. Gurun The Wave, Arizona, Amerika Serikat

Seperti namanya, gurun ini memiliki tekstur yang bergelombang dari pembentukan batu-batu pasir. Tempat ini sangat eksotis dan biasa menjadi lokasi favorit bagi fotografer. Lokasi gurun ini tepatnya berada di antara Paria Canyon dan Monumen Nasional Vermillion Cliffs yang berada di bagian utara Buttes Coyote di Arizona. Pengunjung yang hendak datang ke tempat ini harus dibatasi dan setiap hari harus memasukkan undian agar bisa mendapat tiket. Hal ini dilakukan agar tidak merusak struktur gelombang yang menjadi daya tarik dan ciri khas gurun ini.

  1. White Sands National Monument, New Mexice

Jika padang gurun biasanya memiliki pasir yang berwarna hitam atau gelap, gurun ini memiliki keunikan dengan pasirnya yang berwarna putih bak salju. Luas padang pasir gipsum ini mencapai 275 mil persegi. Awal terbentuknya padang gurun yang unik ini adalah ketika air laut dangkal yang telah menyusut jutaan tahun lalu. Selain itu, pasir di White Sands National Monument ini tidak terlalu panas seperti padang gurun lainnya dan bahkan sejuk ketika disentuh karena memiliki komposisi mineral.

  1. Namib, Namibia, Afrika Selatan

Benua Afrika bisa dibilang merupakan benua yang paling banyak memiliki padang gurun. Afrika Utara dengan Gurun Sahara-nya sedangkan Afrika Selatan memiliki Gurun Namib. Gurun ini disebut-sebut sebagai gurun tertua di dunia dan memiliki luas mencapai 1.200 mil. Ciri khas dari gurun ini adalah lautan pasirnya yang berwarna oranye dan beberapa pohon yang tumbuh layaknya pohon mati. Bukit-bukit pasir di Gurun Namib terbilang banyak dan bahkan ada yang mencapai 980 kaki.

  1. The White Desert, Mesir

Nama lain dari The White Desert adalah el-Sahara el-Beida. Gurun ini terletak di sebuah taman nasional di Mesir yang bisa ditempuh beberapa jam ari Kairo. Kita akan disuguhkan dengan berbagai formasi bebatuan yang unik layaknya di planet lain. Formasi bebatuan yang ada di gurun ini terbantuk dari erosi pasir. Daya tarik lainnya adalah ketika siang hari The White Desert akan berkilau seperti emas ketika matahari mulai terbenam.

  1. Salar de Uyuni, Bolivia

Tidak seperti padang gurun lainnya yang memiliki komposisi pasir dan bebatuan, padang gurun yang satu ini justru merupakan dataran garam terbesar di dunia yang memiliki luas mencapai 10.582 kilometer. Lokasi Salar de Uyuni ini tepatnya berada di antara Potosi dan Oruro yang dekat dengan puncak Pegunungan Andes, Bolivia. Mungkin banyak yang bertanya mengenai proses terbentuknya padang garam ini. Padang garam ini awalnya terbentuk dari sebuah danau prasejarah yang kering hingga permukaannya tertutup lapisan garam yang memiliki tinggi beberapa kaki. Ketika hujan turun, kita akan disuguhkan panorama indah lainnya berupa air tipis yang menutupi dataran garam ini dan membentuk cermin alam yang sangat besar sehingga padang ini disebut juga sebagai cermin terbesar di dunia.

Baca juga:  Uniknya Pulau La Digue Afrika

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.