Mengunjungi Wisata Sejarah Benteng Somba Opu Makassar

Anda pernah mendengar nama Ujung Pandang?, sekarang daerah Ujung Pandang telah berganti nama menjadi Makassar. Kota ini adalah salah satu kota yang ada di Sulawesi Selatan yang menyimpan puluhan destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan, mulai dari destinasi wisata alam, budaya, sejarah, hingga taman bermain semuanya disajikan lengkap untuk anda para wisatawan. Banyak destinasi alam yang bisa anda kunjungi, seperti Pantai Losari, Taman Nasional Bantimurung, Objek Wisata Kebun Teh Malino, air terjun, serta berbagai macam destinasi wisata alam yang wajib anda jadikan sebagai list objek wisata alam yang akan anda kunjungi bersama keluarga.

Setelah puas menikmati keindahan yang disuguhkan oleh alam, alangkah baiknya jika anda juga mengenalkan sejarah kota Makassar khususnya dan Sulawesi Selatan pada umumnya kepada keluarga anda, melalui destinasi wisata sejarah yang banyak terdapat di kota Makassar. Salah satunya adalah Benteng Somba Opu di Makassar yang menjadi saksi perjuangan rakyat Kerajaan Gowa dalam menghadapi para penjajah Belanda.

Benteng Somba Opu di Makassar merupakan salah satu Destinasi Wisata Sejarah di Sulawesi Selatan yang merupakan sebuah kompleks wisata di bawah naungan Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa. Benteng Somba Opu di Makassar berada tepat di jalan Dg. Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa. Destinasi wisata Benteng Somba Opu di Makassar ini berada dekat dengan Universitas Negeri Makassar, atau lebih tepatnya Somba Opu bersebelahan dengan sungai Je’ne perang yang bisa dilewati melalui Jalan Cendrawasih atau sekitar 6 km dari pusat Kota Makassar. dengan menempuh perjalanan selama 15 menit anda sudah sampai di lokasi Destinasi Wisata Sejarah Benteng Somba Opu di Makassar, tetapi untuk mencapai wisata sejarah tersebut anda harus menggunakan jasa supir atau taksi, karena tidak ada transportasi umum melewati daerah ini.

Kawasan Benteng Somba Opu di Makassar menjadi lebih terkenal akhir-akhir ini karena telah dibangunnya Gowa Discovery Park, yang merupakan sebuah taman wisata dan taman burung milik pemerintah daerah Gowa. Sebelum kita menelusuri lebih jauh Benteng Somba Opu di Makassar, ada baiknya anda mengenal sejarah asal usul bagaimana benteng ini berdiri. Benteng Somba Opu merupakan salah satu di antara benteng yang dimiliki Kerajaan Gowa untuk melindungi segenap rakyat Gowa-Tallo dari serangan penjajah Belanda pada tahun 1669. Benteng ini terkenal sebagai salah satu benteng yang paling sulit ditaklukan, karena Benteng Somba Opu di Makassar dibangun dengan banyak fitur rahasia yang semakin mempersulit para penjajah Belanda untuk menguasai Gowa dan sekitarnya. Benteng Somba Opu di Makassar dibangun oleh Raja Gowa yang ke-9 yaitu Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna pada abad ke-16, benteng ini begitu mencerminkan bagaimana jayanya kerajaan Gowa Pada masa itu, karena seperti yang kita ketahui pada abad ke-16 Sulawesi khususnya daerah Gowa menjadi salah satu pelabuhan yang paling ramai dikunjungi oleh pedagang dari seluruh penjuru dunia, karena pulau terkenal sebagai penghasil rempah-rempah yang dibutuhkan para penduduk dunia saat itu.

Baca juga:  Masjid Termegah di Indonesia

Sebagai sebuah kerajaan dengan pelabuhan rempah-rempah dunia, tidak heran jika Benteng Somba Opu di Makassar menjadi basis perdagangan rempah-rempah yang juga berfungsi untuk menyatukan pembeli dari bangsa Eropa, serta sebagai tempat untuk memperjualbelikan dagangan masyarakat Indonesia Kawasan Timur. Tetapi pada tahun 1669, VOC meluluhlantakkan Benteng Somba Opu di Makassar, dan kondisi ini semakin diperparah oleh hempasan ombak pasang yang menjadikan benteng tersebut hancur. Namun pada tahun 1980 sejarawan menemukan puing-puing dari benteng ini yang 10 tahun kemudian dilakukan pemugaran dan rekonstruksi.

Saat anda mengunjungi Benteng Somba Opu di Makassar, anda akan melihat sebuah meriam raksasa yang memiliki panjang sekitar 6 meter yang dikenal dengan sebutan Meriam Anak Makassar, meriam ini mempunyai sejarah tersendiri, ia merupakan bukti persahabatan antara kerajaan Denmark dan kerajaan Makassar, dengan berat sekitar 9,5 ton, meriam ini pernah ikut berperang di perairan masalembo melawan para tentara Belanda di bawah komando Gallarang Tumailalang Tallo.

Saat ini, kawasan Benteng Somba Opu di Makassar telah diubah menjadi kawasan agrowisata yang terdiri dari kumpulan rumah adat dari seluruh Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat sekarang bahwa Kerajaan Gowa adalah kerajaan yang menyatukan Sulawesi Selatan dalam satu bendera yang akhirnya diadu domba oleh Belanda melalui bendera VOC.

Itulah sekelumit sejarah mengenai Benteng Somba Opu di Makassar, alangkah baiknya jika anda mengajak serta keluarga untuk mengunjungi benteng ini, agar mereka mengetahui betapa kerasnya perjuangan nenek moyang bangsa Indonesia mempertahankan tanah kelahiran mereka dari penjajah Belanda.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.