Mengunjungi Masjid Wapaue Kaitetu, Masjid Tertua Di Indonesia

Objek Wisata Kota Ambon memang tidak ada habisnya, terutama objek wisata yang berkaitan dengan sejarah, adat, budaya, serta cerita masa lalu masyarakat kota Ambon. Banyak sekali peninggalan sejarah masyarakat Ambon zaman dulu yang masih bisa disaksikan hingga saat ini. Salah satunya adalah Masjid Wapaue Kaitetu, sebuah masjid yang terletak di utara Kota Ambon, yaitu desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah. Berdasarkan cerita yang berkembang di tengah masyarakat Ambon, masjid ini diperkirakan berdiri pada tahun 1414 Masehi di atas sebuah bukit yang berada di Talaha, namun seiring perkembangan zaman banyak penduduk Talaha yang memilih pindah ke desa Kaitetu, hal ini mengakibatkan Masjid Wapaue Kaitetu (yang sekarang telah menjadi Tempat Wisata Masjid Wapauwe) semakin jarang digunakan. Namun, beberapa saat kemudian masyarakat dikejutkan dengan sebuah peristiwa di mana masjid yang berada di puncak bukit tersebut pindah ke tengah-tengah perkampungan yang banyak dihuni oleh masyarakat, keberadaan masjid itu menjadikan warga Kaitetu terheran-heran dan akhirnya membuat mereka bekerja sama menjaga masjid bersejarah tersebut hingga saat ini. Tetapi, cerita yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Ambon ini tidak bisa dipercaya kebenarannya karena tidak ada bukti otentik yang melatarbelakangi kejadian tersebut, oleh karena itu anda boleh percaya kepada kisah yang diceritakan oleh masyarakat atau pun memilih untuk menjadikannya hanya sebagai sebuah kisah dari Kota Ambon saja.

Jika dihitung dari tahun berdirinya, tempat wisata Masjid Wapauetelah berumur sekitar 7 abad, sehingga tidak salah jika masjid ini dinobatkan sebagai masjid tertua yang ada di Indonesia. sebagai sebuah masjid tertua di Indonesia, Tempat Wisata Masjid Wapaue ternyata menyimpan berbagai macam benda sejarah yang masih terjaga hingga saat ini, salah satunya adalah mushaf Alquran yang digadang-gadang sebagai salah satu mushaf Alquran tertua di Indonesia dan masih tersimpan dan terjaga dengan baik. Mushaf ini dikenal dengan mushaf Imam Muhammad Arikulapessy yang ditulis tangan pada tahun 1550 tanpa ada hiasan di pinggirnya, juga ada mushaf lain yang ditulis pada tahun 1590 yaitu mushaf Nur Cahya, mushaf ini ditulis dengan menggunakan kertas keluaran Eropa. Kedua mushaf tersebut masih dapat anda lihat di tempat penyimpanan benda bersejarah yang ada di Tempat Wisata Masjid Wapaue, salah satu Objek Wisata Sejarah Maluku yang harus anda kunjungi.

Baca juga:  5 Destinasi Wisata Alam Favorit Di Temanggung 2018

Ketika berada di Kota Ambon, sempatkanlah untuk mengisi waktu liburan anda dengan mengunjungi Tempat Wisata Masjid Wapaue ini, karena untuk mencapai tempat ini hanya diperlukan waktu selama 1 jam perjalanan dari Kota Ambon, dengan melewati sebuah ruas jalan menurun melewati Desa Hitu, selama menyusuri jalan menuju Objek Wisata Bersejarah Maluku tersebut anda akan disuguhi dengan pemandangan pesisir pantai utara pulau Ambon yang indah kelilingi oleh puluhan pohon bakau serta pohon kelapa yang tumbuh menghiasi pinggir pantai. Ketika sampai di Objek Wisata Bersejarah Kota Ambon itu, anda akan serasa berada di abad ke-14, karena arsitektur Tempat Wisata Mesjid Wapaue ternyata masih dipertahankan seperti aslinya, walaupun telah lalui beberapa kali renovasi, tetapi pemerintah bersama masyarakat setempat tetap teguh mempertahankan bentuk asli dari masjid tersebut, dengan tujuan untuk mempertahankan sisi sejarah yang ada di Bangunan Masjid Wapaue ini.

Tempat Wisata Masjid Wapaue ternyata berdiri diatas sebidang tanah yang disebut dengan Taeyeon Samaiha, berbeda dengan masjid pada umumnya, Masjid Wapaue ternyata menggunakan dinding gaba-gaba, yaitu sebuah dinding yang terbuat dari pelepah sagu kering, dan atapnya menggunakan daun rumbia. Walaupun tidak menggunakan dinding batu, ternyata Mesjid ini masih dapat digunakan untuk melaksanakan sholat lima waktu oleh masyarakat sekitar, namun masjid bersejarah ini tidak bisa menampung banyak jamaah karena hanya berukuran 10 x 10 meter saja. Ada satu lagi keunikan dari Mesjid bersejarah Kota Ambon ini, yaitu Tempat Wisata Masjid Wapaue dibangun tanpa menggunakan paku besi ataupun pasak kayu lainnya yang sering dimanfaatkan sebagai sambungan.

Saat mengunjungi Tempat Wisata Masjid Wapaue tersebut, berusahalah untuk menjadi pengunjung yang ikut menjaga kelestarian aset sejarah negara kita, jangan pernah mencoba untuk merusak keaslian dari tempat wisata ini, seperti membuang sampah sembarangan atau mengotori mesjid yang indah tersebut. Ajaklah serta seluruh keluarga anda untuk mengunjungi Tempat Wisata Masjid Wapaue, agar mereka semakin kenal dengan sejarah nenek moyang mereka dan menumbuhkan cinta terhadap kebudayaan sejarah Indonesia yang tak pernah habis untuk dibahas.

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.