Keunikan Wisata Puncak Microwave Sawahlunto

Ranah Minang, adalah sebuah daerah yang kaya dengan wisatanya, baik wisata kuliner ataupun wisata alam, budaya, dan sejarahnya. Wisata Kuliner Minangkabau dapat anda temui di berbagi sudut daerah Minangkabau, seperti Padang, Bukittinggi, Sawahlunto, Pariaman, dan sebagainya. Sudah menjadi rahasia umum bila kekayaan kuliner di daerah minang memiliki cita rasa khas tanah air. Dan seperti yang sudah diketahui banyak orang pula bahwa rendang menjadi salah satu menu kuliner yang melegenda, namanya bahkan dikenal dunia. Lain wisata kuliner, lain pula wisata alam. Bila anda termasuk pecinta alam, anda bisa mengeksplor Wisata Alam Ranah Minang yang tersebar di seluruh pelosok daerah, hampir semua kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat memiliki Obyek Wisata tersendiri yang menjadikan wisatawan bingung harus mengunjungi yang mana saat berada di Sumatera Barat.

Salah satu kota yang memiliki kekayaan Wisata yang melimpah adalah Sawahlunto. Wisata di Sawahlunto didominasi oleh wisata tambang batubara. Namun belakangan ini, Kota Sawahlunto kembali menemukan mutiara Wisata Alamnya yang tersembunyi. Orang-orang menyebutnya dengan Puncak Microwave dan Hutan Batu. Berbeda dengan Puncak Cemara yang dapat diakses dengan mudah, serta telah dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung yang kekinian, Puncak Microwave dan Hutan Batu masih sangat alami dan belum terjamah oleh tangan pemerintah. Sampai saat ini kawasan ini masih menjadi kawasan Wisata Alam Sawahlunto yang bebas dikunjungi oleh siapapun, karena belum ada perhatian khusus dari pemerintah untuk mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan wisata.

Masih asrinya Obyek Wisata Sawahlunto ini, menjadikan informasi mengenai Puncak Microwave dan Hutan Batu masih simpang siur, bahkan penduduk lokal pun masih banyak yang belum mengetahuinya. Sebagian informan mengatakan bahwa Puncak Microwave dan Hutan Batu adalah sebuah lokasi wisata yang sama dan terletak di daerah yang sama tentunya, yaitu di Kecamatan Silungkang, Sawahlunto. Tetapi mayoritas orang menjelaskan bahwa Puncak Microwave dan Hutan Batu berada di kecamatan yang berbeda., yaitu kecamatan Silungkang untuk Hutan Batu dan Kecamatan Lumindai untuk Puncak Microwave. Oleh karena itu untuk mengunjungi lokasi ini, disarankan anda untuk banyak bertanya kepada penduduk sekitar.

Sesuai dengan namanya, Hutan Batu ataupun Puncak Microwave, lokasi Wisata di Sawahlunto ini merupakan kawasan hutan yang dipenuhi oleh bebatuan kapur dan koral. Bebatuan ini terbentuk selama puluhan tahun akibat guyuran hujan yang mengakibatkan bebatuan kapur dan koral di daerah tersebut memiliki tekstur yang unik dan menarik. Namun, sebagian besar bebatuan yang ada di sana lebih terlihat menyeramkan karena memiliki ujung-ujung yang tajam. Karena itu anda harus sangat berhati-hati ketika memasuki hutan ini, karena bebatuan di sana sangat rentan membuat anda terluka, pakailah pakaian dan sepatu yang safety, jangan gunakan sandal jika tidak mau kaki anda terluka. Selanjutnya dinamakan dengan Puncak Microwave, karena obyek Wisata di Sawahlunto ini terletak di Jl. Microwave, Silungkang Oso, Silungkang, Kota Sawahlunto.

Baca juga:  Tempat Menarik Untuk Menghabiskan Malam Di Tulungagung

Obyek Wisata Sawahlunto ini berjarak sekitar 15 km dari pusat kota, jika anda berniat mengunjunginya, ambillah rute menuju jalan lintas Sumatera, ketika berada di Kecamatan Silungkang, carilah Puskesmas Silungkan, di dekat puskesma ada persimpangan jalan yang menuju ke Puncak Microwave, dari persimpangan ini anda harus berjalan sekitar 3,5 km. Jalanan yang sempit dan masih dipenuhi oleh bebatuan, akan memicu adrenalin anda, sebaiknya anda menggunakan kendaraan roda dua untuk menuju daerah ini. Ketika sampai di sana, anda akan dimintai biaya parkir oleh masyarakat setempat sekitar Rp. 2.000,- per kendaraan, selain itu tidak ada biaya yang harus anda bayarkan lagi. Puncak Microwave dan Hutan Batu ini dapat anda kunjungi setiap hari, tetapi alangkah baiknya anda berwisata ke kawasan ini bersama sahabat atau rombongan, karena seperti yang dijelaskan sebelumnya, kawasan ini masih sangat asri dan belum terjamah. Pesona Puncak Microwave ini bisa menjadi alternatif Wisata Alam Di Sawahlunto buat kamu para pecinta alam yang gemar mengeksplor tempat-tempat yang memang masih jarang orang mengetahuinya.

Untuk menjaga keindahan dan keasrian lingkungan, anda jangan mencoba untuk merusak keelokan alam dengan mencoret-coret bebatuan yang ada, dan jangan buang sampah sembarangan, jika anda tidak menemui tempat pembuangan sampah, simpan dulu sampah anda, hingga anda berada di luar kawasan Puncak Microwave.

Demikian ulasan mengenai Keunikan Puncak Microwave Sawahlunto. Jika anda selalu berada di tengah keramaian kota, tak ada salahnya sesekali mengunjungi tempat yang benar-benar asri dan alami.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.