Eksotisme Gunung Yang Terpisah Di Tanah Daeng, Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan merupakan sebuah provinsi yang terkenal dengan budaya, adat istiadat, destinasi wisata alam, serta berbagai macam kekayaan alam lain yang menjadikannya banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Ketika mengunjungi Sulawesi Selatan, destinasi wisata pertama yang harus dikunjungi adalah pulau bulupoloe. Nama pulau ini diambil dari bahasa Bugis yang berarti gunung yang terpisah atau gunung yang terpotong. Berbeda dengan Pantai Losari yang terkenal sebagai ikon Kota Makassar yang tidak memiliki pantai, Objek Wisata Pulau Bulupoloe adalah sebuah destinasi wisata yang memiliki panorama yang begitu menakjubkan, pulau ini dipenuhi oleh hamparan pasir putih dan terumbu karang yang sangat indah. Terletak di Teluk Bone menjadikan Pulau Bulupoloe sebagai pulau yang berbeda dengan pulau-pulau lainnya, ia berada di wilayah Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Ada sebuah sejarah menarik berkaitan dengan Pulau Bulupoloe ini, berdasarkan cerita yang beredar nama Bulupoloe berasal dari sebuah pohon Walenrang yang tumbang, kayu ini akhirnya digunakan untuk membuat kapal milik Putra Raja Luwu yang ingin menemui kekasihnya dari negeri China, tetapi ada salah satu dahan dari pohon tersebut yang hanyut hingga ke Teluk Bone, besarnya dahan tersebut mengakibatkan terbelahnya sebuah pulau menjadi dua bagian, nah, inilah alasan kenapa dinamainya Pulau Bulupoloe sebagai gunung yang terpisah.

Banyak keindahan yang ditawarkan oleh Objek Wisata Pulau Bulupoloe ini, keindahan pertama tentu saja hamparan pasir putih yang akan membuat anda berlama-lama duduk di tepi pantai, selain itu Objek Wisata Pulau Bulupoloe ini juga terkenal sebagai salah satu pulau yang memiliki biota laut dan terumbu karang yang beraneka ragam, sehingga tidak hanya menikmati keindahan daratan yang begitu menenangkan, anda juga bisa memasuki dunia bawah laut yang akan membuat takjub. Menyaksikan keindahan dunia bawah laut dapat anda lakukan dengan cara diving ataupun snorkeling, bahkan untuk anda yang takut menyelam, anda dapat menikmati indahnya dunia bawah laut Objek Wisata Pulau Bulupoloe dengan menyaksikan keindahan terumbu karang dari bibir pantai, karena air laut yang begitu jernih membuat anda bisa melihat dengan jelas ragam biota laut yang ada di Obyek Wisata Pulau Bulupoloe.

Baca juga:  6 Tips Wisata Backpacker ke Pulau Harapan

Untuk mencapai destinasi wisata Sulawesi Selatan ini, jika anda berasal dari Kota Makassar, maka anda harus menempuh perjalanan sekitar 600 km, apabila anda menggunakan bus maka anda harus membayar tarif sebesar Rp 250.000, tetapi jika anda berangkat dari Palopo, maka anda harus menempuh perjalanan dengan jarak 140 km dan membayar tarif sebesar Rp 50.000. Selanjutnya, Pulau Bulupoloe yang berada di Kabupaten Luwu Timur dapat diakses dengan menyewa kapal yang disebut oleh masyarakat sekitar dengan katinting. Untuk menyewa satu kapal anda harus menyediakan dana sebesar Rp 300.000 per hari untuk kapal yang berkapasitas 5 orang, sedangkan jika anda pergi secara berombongan maka anda dapat menyewa kapal yang bermuatan 10 hingga 15 orang dengan biaya Rp 700.000 per hari. Jarak antara Objek Wisata Pulau Bulupoloe dengan dermaga Luwu Timur dapat anda tempuh dengan perjalanan selama 2 jam.

Ketika telah menginjakkan kaki di destinasi wisata alam Sulawesi Selatan ini, ada beberapa spot yang harus anda kunjungi, pertama adalah spot memancing, jika anda memang seorang pemancing ulung, kedua menyelam dengan peralatan diving yang tersedia, tetapi diving sebaiknya anda lakukan di daerah Karang tiga, sebuah lokasi yang tidak terlalu jauh dari tempat anda berlabuh. Namun, daerah Karang tiga dapat anda kunjungi dengan menaiki perahu lagi selama 15 menit.

Banyak kegiatan yang bisa anda lakukan di Objek Wisata Pulau Bulupoloe ini, tetapi kegiatan yang wajib anda lakukan adalah snorkeling, karena dunia bawah laut yang ada di Objek Wisata Pulau Bulupoloe sangat sayang untuk dilewatkan, sediakan berbagai peralatan snorkeling yang anda butuhkan, jika tidak ada, coba tanyakan kepada petugas penyeberangan, dan masyarakat sekitar yang menyediakan jasa penyewaan peralatan diving dan snorkeling.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.