Berpetualang di Gua Liang Ekang, Kusu Kusu Sareh

Petualangan memang salah satu hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan apalagi bagi beberapa orang, terutama bagi mereka yang sangat menyukai kehidupan di luar rumah. Menyusuri berbagai keindahan alam ada, mencoba berbaur dengan alam, berinteraksi dengan berbagai macam satwa merupakan suatu kesenangan tersendiri yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Salah satu petualangan yang dapat dilakukan adalah menyusuri berbagai macam destinasi wisata yang ada di berbagai daerah. Contohnya mencoba untuk berpetualang di Gua Liang Ekang, sebuah gua yang ada di Kampung Kusu-Kusu Sareh, Kota Ambon. Kampung Kusu-Kusu Sareh merupakan sebuah kampung yang berada di tengah hutan, berbeda dengan kampung lainnya yang ada di Kota Ambon yang boleh dibilang ada di area perkotaan, warga Kampung Kusu Kusu Sareh ternyata betah berada di tengah hutan dengan berbagai macam keasriannya. Walaupun hanya membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit untuk sampai di Kampung ini, jika nda berangkat dari kota Ambon, tetap saja keasrian hutan yang anda temui akan membuat anda tercengang.

Berada di tengah hutan menyebabkan Kampung Kusu-Kusu Sareh menyimpan berbagai macam panorama alam yang membuat anda ingin untuk menyusuri setiap jengkalnya. Di antaranya adalah Tempat Wisata Gua Leang Ekang. Anda dapat menggunakan kendaraan bermotor untuk sampai ke lokasi ini, tetapi ketika telah berada di tengah hutan, segera parkirkan kendaraan anda di sekitar Perumahan penduduk. Tempat Wisata Gua Leang Ekang ternyata belum dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir yang memadai untuk setiap wisatawan, Oleh karena itu letakkan saja motor anda di sekitar perumahan penduduk yang ada di tengah hutan tersebut, lalu lanjutkan perjalanan anda dengan berjalan kaki.

Gua ini diberi nama Leang, karena pintu masuk dari gua tersebut terlihat seperti sebuah lubang yang disebut oleh masyarakat sekitar dengan Leang, sehingga ketika anda ingin memasuki gua tersebut anda tidak bisa berjalan mendatar seperti saat memasuki gua-gua lainnya, tetapi harus berjalan menurun agar bisa sampai di dasar gua. Tidak heran karena Tempat Wisata Gua Leang Ekang adalah salah satu gua yang berada di bawah tanah. Keasrian hutan yang menjaga Tempat Wisata Gua Leang Ekang itu menyebabkan anda tidak membutuhkan peralatan berpetualang yang sangat lengkap, cukup menggunakan sendal jepit saja perjalanan anda akan aman selama menyusuri Tempat Wisata Gua Leang Ekang tersebut. Memang terdapat beberapa reptil yang akan mengancam keselamatan anda, namun reptil tersebut jarang sekali mengganggu masyarakat ataupun wisatawan yang datang berkunjung, mereka seolah sudah terbiasa hidup berdampingan dengan masyarakat Kampung Kusu Kusu Sareh, yang selama ini mendiami hutan tersebut. Akan tetapi, jika sedang hujan jangan sekali-kali untuk datang ke hutan ini, karena pepohonan yang rindang serta berbagai hewan yang ada di sana, ditambah nyamuk-nyamuk yang bebas berkeliaran akan sangat membahayakan keselamatan anda.

Baca juga:  Pantai Pink di Pulau Seribu Masjid

Selama menyusuri Tempat Wisata Gua Leang Ekang, salah satu Destinasi Wisata Alam Kota Ambon, anda harus membawa alat penerangan berupa senter, karena di dalam gua tidak ada sama sekali alat penerangan yang bisa menunjukkan arah perjalanan anda. Apalagi Destinasi Wisata Kota Ambon yang sangat indah ini belum terjamah oleh tangan pemerintah, sehingga tidak ada satupun fasilitas yang dapat mendukung petualangan anda di Tempat Wisata Gua Leang Ekang ini. Saat pertama kali mengunjungi Tempat Wisata Gua Leang Ekang tersebut, mungkin anda tidak akan menyangka bahwa lubang yang ada di sekitar anda mengarah ke sebuah gua bawah tanah yang begitu indah, memang dari bagian atasnya terlihat lubang itu sangat sempit, padahal di sana terdapat sebuah pintu gua setinggi 2,5 meter dan lebar 3 meter.

Semakin memasuki mulut gua, Tempat Wisata Gua Leang Ekang malah semakin tinggi, bahkan ada satu ruangan yang terdiri dari dua lantai yang dapat dinaiki dengan menggunakan tangga, di sana ada semacam pelataran yang bisa digunakan untuk 30 orang, walaupun belum tersentuh oleh tangan pemerintah, ternyata masyarakat sekitar sudah menyadari akan keindahan dari Tempat Wisata Gua Leang Ekang ini, sehingga mereka membangun sebuah tiang penyangga di tengah-tengah ruangan gua agar bagian atap gua tidak roboh.

Sama halnya dengan gua gua lainnya, Tempat Wisata Gua Leang Ekang juga dilengkapi dengan stalaktit dan stalakmit, tetapi masih berukuran kecil. Di antara stalaktit dan stalakmit tersebut ada yang biasa dibawa pulang oleh masyarakat dan digunakan sebagai bedak karena bentuknya yang seperti bubuk.

Lanjutkan perjalanan anda dengan mengikuti sebuah jalan lurus yang akan mengarahkan anda ke pintu keluar, selama perjalanan anda akan ditemani oleh penunggu dari gua itu, yaitu binatang malam yang selama ini banyak ditakuti oleh masyarakat, kelelawar. Teruslah berjalan maju karena anda akan mendapatkan cahaya yang akan membuat para kelelawar tersebut mundur dan tidak lagi mengejar anda.

Sebelum memutuskan untuk menjadikan Tempat Wisata Gua Leang Ekang sebagai destinasi wisata yang akan anda kunjungi saat liburan tiba, persiapkan berbagai keperluan yang anda butuhkan, berinteraksilah dengan masyarakat dan mintalah mereka untuk menemani perjalanan anda di gua tersebut, karena lokasinya yang berada di tengah hutan dan tidak dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas, menyebabkan keberadaan masyarakat sekitar akan sangat membantu. Selamat berlibur dan menikmati keindahan Tempat Wisata Gua Leang Ekang.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.