Benteng Amsterdam, Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Maluku

Indonesia adalah sebuah negara yang kaya dan begitu menakjubkan, kekayaan alam yang tiada tara menjadikan banyak sekali negara yang ingin menguasai daerah ini, ada yang datang untuk sekedar membeli hasil perkebunan dan kekayaan alam yang ada di Indonesia, bahkan juga ada bangsa yang sengaja datang untuk dapat menguasai berbagai macam aset negara tercinta kita, Indonesia. Jika kita menelisik sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam beberapa abad yang lalu, kita akan mendapati bahwa beberapa bangsa pernah berdiam lama di negara kita ini, sebut saja Portugis, Belanda, dan Jepang. Di antara ketiga bangsa tersebut bangsa Portugis adalah salah satu bangsa yang pertama kali menginjakkan kaki di Kepulauan Nusantara. Bukti keberadaan Portugis di Indonesia dapat dilihat dengan berdirinya sebuah benteng di Kota Ambon, benteng Ini sekarang disebut dengan Benteng Amsterdam yang didirikan oleh bangsa Portugis pada tahun 1512 dan diambil alih oleh Belanda abad ke-17 Masehi.

Ketika berada di tangan Belanda benteng ini mengalami perkembangan dan dijadikan sebagai basis pertahanan tentara Belanda di Kota Ambon, terutama ketika ingin menghadang perlawanan dari masyarakat Ambon yang tidak pernah henti berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah yang masuk ke Indonesia.

Walaupun telah berusia ratusan tahun, kemegahan Benteng Amsterdam masih dapat kita saksikan hingga saat sekarang ini, namun, tidak semua bagian dari benteng tersebut adalah asli peninggalan Belanda. Hanya bagian lantai dasar, beberapa pondasi kayu, serta tangga menuju lantai dua yang merupakan bangunan asli dari benteng tersebut yang sampai sekarang masih belum mengalami perubahan. Sedangkan, bagian lain dari benteng itu telah direnovasi dan menjadi sebuah bukti sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Sekarang ini, Benteng Amsterdam telah dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Ambon. Ketika memasuki Tempat Wisata Benteng Amsterdam, anda akan menemui di dekat pintu masuk sebuah prasasti yang dihiasi oleh lambang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam prasasti tersebut akan ditemukan sebuah informasi yang menjelaskan waktu mulai dibangunnya benteng tahun 1642 yang diperluas dan diperbesar pada tahun 1649 hingga 1656. informasi ini menjelaskan mengenai perubahan benteng setelah Belanda merebutnya dari tangan Portugis.

Baca juga:  Napak Tilas Sejarah Budaya Toraja Di Desa Ke’te Kesu

Tempat Wisata Benteng Amsterdam awalnya adalah sebuah tempat perdagangan bangsa Portugis, benteng ini terdiri dari 3 lantai, setiap lantai mempunyai fungsi dan bentuknya masing-masing. Lantai pertama terbuat dari batu merah dimanfaatkan sebagai tempat tidur para Serdadu, lantai kedua dibangun dari kayu besi yang manfaatkan oleh para penjajah dahulu sebagai ruang rapat para petinggi atau perwira kolonial Belanda, dan lantai ketiga juga terbuat dari kayu besi yang dimanfaatkan sebagai pos pemantau.

Setelah Belanda meninggalkan Ambon sekitar tahun 1900, benteng ini semakin tidak terawat dan mengalami kerusakan di berbagai sisi, namun sesudah kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tahun 1991 yang lalu, Tempat Wisata Benteng Amsterdam mengalami proses pemugaran yang dilakukan selama 3 tahun dan selesai pada tahun 1994. Tempat Wisata Benteng Amsterdam yang berada di Desa Hila, Maluku Tengah ini dibuka 24 jam tanpa dikenakan biaya masuk alias gratis. Anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 28 km dari kota Ambon dan mengarahkan kendaraan Anda ke Jalan provinsi, maka anda telah sampai pada destinasi wisata sejarah Kota Ambon yang akan mengisahkan betapa beratnya perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah.

Walaupun dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah, pemerintah ternyata benar-benar mengelola tempat ini dengan sangat baik, karena di sekitar Tempat Wisata Benteng Amsterdam telah disediakan area parkir untuk berbagai macam kendaraan, juga ada restoran untuk para wisatawan, penginapan bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi Benteng Amsterdam dan mempelajari berbagai macam kisah yang tersimpan di benteng tersebut dalam kurun waktu yang lebih lama.

Tidak ada salahnya anda mengajak anak-anak anda untuk mengunjungi destinasi wisata sejarah Kota Ambon yang tidak akan menghabiskan waktu seharian untuk mengelilingi Tempat Wisata Benteng Amsterdam, kenalkan kepada mereka sejarah bangsa Indonesia, serta tanamkan jiwa patriotisme dalam diri mereka melalui wisata sejarah yang mengasyikkan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.