7 Rekomendasi Tempat Wisata Majalengka Terbaru

Majalengka berlokasi di bagian timur Jawa Barat, memiliki sejuta pesona tempat wisata, seperti: situ dan air terjun yang layak dinikmati dikunjungi. Letaknya yang terbagi antara perbukitan dan dataran rendah serta pegunungan menawarkan keindahan alam yang luar biasa mempesona. Majalengka berbatasan dengan Kabupaten Kuningan, Tasikmalaya, Sumedang dan Cakrabuana. Berikut kami paparkan 7 Tempat Wisata Majalengka Terbaru.

  1. Talaga Herang

Sebuah danau kecil di perbatasan tiga desa di distrik Sindangwangi, Majalengka. Air di talaga ini berasal dari sungai bawah tanah dan sumbernya berasal dari Gunung Ciremai. Air di Talaga Herang cukup jernih, sehingga ikan-ikan dapat dilihat dengan jelas. Akan tetapi, ikan di talaga ini tidak boleh diambil, wisatawan akan dikenakan denda jika berani menangkap ikan di Talaga Herang. Fasilitas di talaga ini cukup lengkap, seperti: area parkir, musholla, kamar mandi, penginapan dan masih banyak lainnya.

  1. Perkebunan Teh Cipasung

Berlokasi di Cipasung, Kecamatan Lemah Sugih, kurang lebih 52 kilometer, atau sekitar 2 jam berkendara dari pusat Kota Majalengka. Perkebunan seluas 58 hektar ini dikelola oleh sebuah koperasi, yang bernama Koperasi Buana Mukti. Selain itu, di tempat ini juga diabngun pabrik pengolahan teh. Perkebunan Teh Cipasung menyuguhkan pemandangan alam hijau yang sejuk. Anda bisa berjalan-jalan di sela-sela tanaman teh atau mencari spot foto instagrammable. Fasilitas yang ditawarkan juga cukup lengkap, seperti: musholla, kamar kecil, dan warung-warung kecil yang menjual makanan.

  1. Bukit Alam Hejo

Berlokasi di Desa Pasirayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka. Taman Wisata Bukit Alam Hejo menampati tanah seluas 3.5 hektar dengan berbagai jenis permainan, seperti: kolam renang, ATV, kuda tunggang, panahan, kereta anak, flying fox, dan lain sebagainya. Selain itu, bukit ini juga menyediakan saung, arena outbond, panggung hiburan, arena bumi perkemahan, serta lokasi jajanan untuk para pengunjung. Objek wisata ini dibuka setiap hari dengan biaya 5000 rupiah untuk weekdays dan 10.000 rupiah untuk weekend dan hari libur. Fasilitas disini juga cukup lengkap, seperti: musholla, kamar mandi, area parkir dan lain-lain.

  1. Agro Batu Luhur

Berlokasi di Desa Jerukleuet, Singdangwangi, Majalengka. Agro Batu Luhur menonjolkan potensi alam bebatuan dan hasil bumi berupa tanaman holtikultura. Wisatawan akan takjub dengan pemandangan bebatuan yang terbentuk secara alamiah dengan latar Gunung Ciremai. Di tempat ini juga dikembangkan aktifitas lainnya, seperti: outbond, berkemah, kegiatan rohani (pesantren), bercocok tanam, mengenali beragam jenis bambu, memelihara domba, berlatih search and rescue serta berburu. Agro Batu Luhur menyediakan fasilitas yang cukup lengkap, seperti: area parkir, musholla, kamar mandi, penginapan dan lain sebagainya.

  1. Situ Sangiang dan Makam Sunan Parung

Luas keseluruhan objek wisata ini sekitar 105 hektar, dengan luar Situ Sangiang 14 hektar, danau ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Cirema. Situ Sangiang memiliki pemandangan hutan campuran, seperti: mahoni dan kayu manis, dan beberapa jenis lain, seperti: alang-alang, rumput teki, gewar, rotan dll. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan di Situ Sangiang adalah: lintas alam, bersampan, memancing dan berkemah. Di tempat ini juga terdapat makam yang dikeramatkan, yakni makam tokoh penyebar Islam di Majalengka. Beberapa wisatawan ada yang datang jauh-jauh hanya untuk berziarah ke makam tersebut, kemudian mandi di Situ Sangiang.

  1. Hutan Prabu Siliwangi

Berlokasi di kampung pejajar, Kecamatan Rajagaluh, yakni sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Majalengka. Hutan Perabu Siliwangi memiliki 2 talaga, yakni: Talaga Emas dan Talaga Pancuran yang airnya dianggap suci oleh masyarakat. Pengunjung diharuskan mandi dulu di talaga sebelum melakukan ritual di Petilasan Rabu Siliwangi. Kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai aktifitas, seperti: arena outbond (camping), kolam renang, dan Situ Cipadung. Selain talaga dan Petilasan Prabu Siliwangi, di kawasan ini juga terdapat pohon bambu peninggalan Soekarno, kera-kera liar serta berbagai jenis ikan langka yang terdapat di Balong Cikahuripan.

  1. Bukit Panyaweuyan Argapura

Tidak jauh dari pusat Kota Majalengka, sekitar 22 kilometer, kira-kira sejam ditempuh dengan berkendara. Panorama Bukit Panyaweuyan benar-benar memukau para pecinta fotografi. Pesona terasering warisan leluhur begitu cantik dipandang mata. Pada bagian barat, terdapat pesona lembah Cilongkrang yang menghijau dan memanjakan mata. Sedangkan untuk bagian timur, terdapat Gunung Ciremai yang gagah menjulang tinggi. Sawah terasering ini merupakan tempat warga bercocok tanam, seperti: ubi jalar, padi, bawang merah, bawang putih, dan yang lainnya.

Baca juga:  Tempat Wisata di Gowa 2018 yang Wajib Anda Kunjungi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.